Senin, 22 Agustus 2011

Mencegah dehidrasi saat puasa



Cuaca yang panas, membuat Anda mengeluarkan banyak keringat. Tetapi, saat berpuasa tak mungkin segera mengganti cairan tubuh yang banyak keluar dengan minum atau mengonsumsi buah.


Salah satu gangguan kesehatan yang muncul saat berpuasa karena situasi ini adalah dehidrasi. Tanda-tandanya antara lain mulut dan mata terasa kering, pusing dan tubuh terasa panas.


Hal ini tentu bisa menggangu ibadah puasa Anda. Untuk menghindarinya, ikuti saja tips dari Sarah Queen, seorang ahli nutrisi, dilansir dari gulfnews.com


Penuhi kebutuhan cairan
"Pastikan Anda minum dua liter air dalam sehari. Jika telah memenuhi asupan ini, Anda bisa menambahnya dengan minum dua hingga empat gelas lagi per hari untuk mengatasi dehidrasi," kata Sarah.


Saat berbuka puasa, sebaiknya tidak terlalu banyak mengonsumsi minuman manis. Perbanyak saja minum air putih hangat, begitu juga saat sahur.


Sayur dan buah
"Buah dan sayur selalu bisa menghidrasi tubuh. Saat berpuasa, perbanyaklah konsumsinya," kata Sarah.


Sebaiknya sayur dan buah yang dikonsumsi lebih dari lima porsi. Anda bisa mengonsumsi buah yang banyak mengandung air seperti melon, semangka, jeruk, mentimun atau tomat.


Perhatikan tanda-tanda pada tubuh
Jika asupan cairan pada tubuh terpenuhi dengan baik, urin akan berwarna pucat seperti jerami. Tetapi, jika warnanya pekat, artinya Anda kurang cairan dan harus memperbanyak minum.


Selalu sediakan minum
Agar air putih selalu tersedia, selalu bawa botol air minum di tas Anda. Terutama jika Anda banyak beraktifitas malam hari di bulan Ramadan. Sediakan juga air minum di kamar. Jika Anda terbangun dan haus, bisa segera minum.


Buat jus buah sendiri
Anda juga bisa memenuhi asupan cairan dengan membuat jus dari campuran empat sampai lima buah. Tapi, sebaiknya jangan terlalu banyak menambahkan gula atau kalau perlu jangan memakai gula sama sekali. (eh)

0 komentar:

Posting Komentar

silahkan koment tapi jangan mengandung SARA dan porno ya