Rabu, 03 Oktober 2012

Adzab Allah : Mati Saat Bercinta ( Berselingkuh )

KARAWANG, RAKA - Selama dua hari
terakhir, masyarakat Karawang digegerkan
dengan beredarnya gambar dua orang yang
meninggal dunia saat melakukan hubungan
intim.
Berdasarkan kabar yang beredar di tengah-
tengah masyarakat, dua insan itu disebut-
sebut bukan pasangan suami isteri yang sah,
melainkan dua orang yang berselingkuh.
Keduanya, dikabarkan sama-sama sudah
berkeluarga.
Dari gambar yang beredar dari ponsel ke
ponsel, tampak dua jasad tengah berpelukan.
Di foto itu terlihat, badan orang yang berada
di atasnya telungkup dan bagian bokongnya
ditutupi kain sarung. Sementara tangan
wanita yang berada di bawahnya dalam
posisi memeluk bahu pria itu.
Kedua jasad tersebut berada dalam kantong
jenazah berwarna kuning. Tampak juga dua
orang berseragam mirip polisi, sepertinya
tengah menunjukkan mayat dua orang yang
disebut-sebut sedang berzinah ini.
Sepertinya, kedua jasad itu berada di sebuah
kamar mayat. Karena jika dilihat dari
lantainya, biasanya digunakan di ruangan
mayat.
Salah seorang warga Karawang, Wahyudi
mengatakan, berdasarkan informasi yang
diterimanya, dua pasangan beda jenis itu
berzinah di sekitar makam keramat yang
berada di belakang Cengsin, Klari. Namun
saat sesi bercinta usai, badan keduanya tak
bisa lepas. "Katanya yang pria sempat
menelpon temannya yang satpam, karena
badannya tidak bisa lepas. Sampai akhirnya
dibawa ke tiga rumah sakit, tapi tak ada yang
bisa melepaskan keduanya" ujarnya.
Berdasarkan informasi yang diterimanya
pula, kedua pasangan berselingkuh itu
meninggal di rumah sakit. "Awalnya saya
tidak percaya kabar ada orang mati dempet,
tapi setelah melihat foto ini saya baru
percaya," katanya.
Dikatakannya juga, meski fotonya beredar
luas, namun kabar yang diterimanya berasal
dari mulut ke mulut. Ia sendiri belum tahu
kebenarannya.
Kasi Trantib Kecamatan Klari Daud Haryanto
mengatakan, ia hanya mendengar informasi
yang beredar, namun tidak tahu
kepastiannya. "Kabar yang beredar memang
seperti itu, tapi saya tidak tahu karena
kurang jelas informasinya," ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Klari Kompol
Wahidin menganggapnya hanya isu yang
beredar dari mulut ke mulut, karena pihaknya
tidak pernah menangani kasus tersebut.
Menurutnya, jika kejadian itu benar, pihaknya
pasti akan mendapatkan laporan dari
babinkamtibmas yang ditugaskan di desa.
(yud/asy/ops)


4 komentar:

  1. Hukum Allah pasti nyata pada semua hambanya ...

    BalasHapus
  2. naudzubilahimindalik ...smg mnjd pljrn bg kita smw .trlbh bg mrk yg suka brslngkh dan berjina..

    BalasHapus
  3. kayak anjing sm babi yg mati ntu

    BalasHapus
  4. kmaren dulu jg bru terjadi didaerah sy,stlh brzina dikuburan yg wnitanya mningal krna lekat...

    BalasHapus

silahkan koment tapi jangan mengandung SARA dan porno ya