Minggu, 17 Juni 2012

Kisah HABIB MUHAMMAD BIN HUSEIN ALIDRUS ( ULAMA SURABAYA BERGELAR HABIB NEON )

HABIB MUHAMMAD BIN HUSEIN
ALIDRUS ( ULAMA SURABAYA
BERGELAR HABIB NEON )



Habib “NEON” ???? , Saya penasaran
kenapa Julukan seorang Ulama
termasyhur disurabaya , seorang Ahli
Bait min Zurriyati Rosulillah saw
digelari dengan “Neon”. Setahu saya
Neon itu bahasa Jadul ( jaman dulu)
adalah lampu listrik berbentuk tabung
yang berisi gas Neon, Apa dulu Ulama
tersebut seorang pengusaha lampu
listrik Neon?? , berangkat dari
penasaran saya coba cari cari sumber
Referensi Kenapa Habib Muhammad
yang bermarga Al idrus diberi gelar
dengan Habib Neon ???
Dan ternyata Ada cerita menarik yang
perna saya dengar bahwa suatu hari di
Masjid Surabaya di gelar Majlis ta’lim
yang diadakan rutin setelah ba”da isya ,
puluhan orang memadati masjid untuk
mengikuti dan mendengarkan tausiah
dari seorang ulama , tiba tiba listrik
padam serentak jamaah berhamburan
keluar ruangan masjid karena gelap
gulita, nampak dari kejauhan seseorang
menghampiri menuju masjid dengan
menggunakan Gamis khas Yaman dan
dipundaknya terlilit sorban berwarna
hijau dan tak lain beliau adalah Habib
Muhammad bin Husein Al idrus , tiba
tiba saat beliau memasuki masjid
ruangan masjid yang semula gelap
menjadi terang terlihat pancaran
cahaya dari tubuh Habib Muhammad bin
husein al idrus, semua jamaah dibuat
terperanjat menyaksikan kejadian
tersebut. Tubuh Habib Muhammad
dapat memancarkan cahaya seperti
Neon ( lampu listrik) . Sejak saat itu
Habib Muhammad dikenal dan dijuluki
sebagai Habib Neon karena tubuhnya
dapat memancarkan cahaya.
Ulama Surabaya kelahiran Tarim
Yaman tahun 1898 M , merupakan
sosok ulama min auliyaillah yang
menjadi panutan dan tempat Curhat
para warga masyarakat baik di
Surabaya maupun dari berbagai daerah
di tanah air. Sejak kecil mendapat
tempaan ilmu dari Ayahandanya Habib
Husein bin Zainal Abidin Al idrus yang
memang seorang ulama dan arif billah ,
Marga beliau Alidrus yang artinya ketua
orang-orang tashauf dan kebanyakan
Ulama yang bermarga Alidrus ahli
tashauf sebut saja Shohibul Ratib Al
imam Habib Abdulloh bin Abu bakar Al
idrus dan Shohibul Luar batang Habib
Husein bin bi bakar Al Idrus juga
seorang Ahli Thasauf. Begitupula
dengan Habib Muhammad bin Husein Al
Idrus sosok ulama Surabaya yang Ahli
Thasauf. Beliau gemar berpuasa karena
menurutnya Sumber dari Nafsu adalah
perut yang terlalu kenyang dan
berlebihan , beliau melakukan
Mujahadah berpuasa sepanjang tahun
dan makan sahur serta berbuka puasa
hanya dengan 7 butir korma itu semua
beliau lakukan semata mata agar
merasa dekat dengan Alloh dan
mengikuti cara cara ibadah para ulama
ulama salapus sholeh .
Habib Muhammad bin husein ali drus
terkenal sebagai sosok ulama yang
tawadhu’ dan sangat memuliakan tamu
yang berkunjung kerumahnya dan
selalu menghadiri setiap kali beliau
diundang terutama oleh fakir miskin.
Setiap tamu yang berkunjung dan
bertemu Habib Muhammad bin husein al
idrus merasa sangat senang akan
keramahan beliau dan bahkan
sepertinya Habib Muhammad sudah
tahu lebih dahulu apa yang akan
diungkapkan sang tamu ini merupakan
Karunia Alloh yang telah diberikan
kepada Ulama min awliyaillah Habib
Muhammad bin Husein al Idrus . Beliau
juga sangat memuliakan para ulama
ulama bahkan beliau pernah pergi
berbulan bulan sekedar untuk untuk
silahturahim dengan para ulama
mengambil Tabaruk seperti ke
Palembang, pekalongan , Tuban dan
lain lain. Prilaku marga al idrus yang
mengalir dalam darahnya menjadikan
beliau memiliki maqom yang tinggi ahli
dalam Ma’rifatulloh. Beliau tidak
banyak bicara yang keluar dari
mulutnya hanya merupakan untian
mutiara hikmah dan dzikir, tidak pernah
berbicara tentang hal hal yang tidak
berguna , terkenal sangat dermawan
kepada siapa saja yang membutuhkan.
Sepanjang hidupnya beliau gunakan
untuk berdakwah dan mensyiarkan
agama alloh, tanggal 22 juni 1969 Habib
Muhammad bin Husein Al idrus kembali
kerahmatulloh dalam usia 71 tahun dan
dimakamkam di TPU pegirikan
Surabaya . Maqom beliau tak pernah
sepi dari peziarah yang datang dari
berbagai daerah di Nusantara terutama
sekali ketika acara haul Beliau ribuan
orang akan tumpah ruah kejalan.

sumber : Riwayat ringkas para wali Allah swt dan ulama indonesia

0 komentar:

Poskan Komentar

silahkan koment tapi jangan mengandung SARA dan porno ya